Polemik Pelantang: Begini Sikap PMII Subang

Subang, AnsorSubang.or.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Subang memberikan pernyataan sikap terkait Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 5 tahun 2022 tentang Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala yang resmi diterbitkan pada tanggal 21 Februari 2022 oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua Cabang PMII Subang Ibnu Fajar Ruli mendukung Surat Edaran tersebut.

“Kami mendukung adanya Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Menag RI, karena itu untuk menjaga toleransi agar tetap terjaga, tidak sedikit masjid yang terlalu percaya diri menggunakan pengeras suara dengan begitu kencangnya, sehingga bukan nya malah menjadi syiar, akan tetapi malah mengganggu lingkungan sekitar.”, ucapnya

“Tapi saya menyoroti juga, bukan hanya memberikan Surat Edaran saja, akan tetapi, Kemenag harus melakukan upaya komunikasi berupa sosialisasi kepada masjid-masjid.” Ungkapnya, Senin, (28/02/2022)

Ketua Cabang PMII Subang juga mengajak kepada Masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

“Kami juga mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pemberitaan di media, harus menelaah dan bukan hanya fokus kepada pernyataan menag yang dipelintir, tatapi harus juga memahami substansi dari kegunaan peraturan tersebut.” Terangnya.

Lanjutnya dari peristiwa dapat diambil hikmah dibalik polemik terkait Surat Edaran (SE) Menag itu bahwa masyarakat masih peduli terhadap masjid.

“Tapi kita bisa ambil hikmah dari viralnya pernyataan yang dipelintir tersebut, ternyata masyarakat kita masih peduli terhadap masjid, walaupun masjid-masjid hari ini terlihat megah dan sepi, kedepannya kami harap bukan hanya Surat Edaran tentang aturan pengeras suara saja yang menjadi pembahasan, akan tetapi membahas tentang bagaimana masjid bisa megah dan banyak jamaahnya, terutama dalam sholat berjama’ah”, tutup Ibnu. (Lian Haryatna)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *